Maraknya Modus Penipuan Digital Kaizen Collaborative Impact Menghadirkan Premiere Session Scam Ready ASEAN di Takalar
TAKALAR, 15 Oktober 2026 — Meningkatnya kewaspadaan terhadap modus penipuan digital menjadi kebutuhan penting di tengah luasnya aktivitas masyarakat di ruang digital. Laporan penipuan arisan daring yang merugikan warga di Kabupaten Takalar menjadi salah satu alasan masyarakat perlu memiliki kemampuan untuk memahami dan mengenali pola manipulasi sebelum melakukan transaksi digital dan membagikan data pribadi.
Media coverageScam Ready ASEAN, Literasi Digital, Keamanan Digital, Anti-ScamTakalar, Sulawesi Selatan
Kasus yang diberitakan Fajar Indonesia News pada 5 Juli 2026 lalu terkait penipuan berkedok arisan yang dilaporkan oleh warga Desa Lassang, Kabupaten Takalar, menjadi salah satu gambaran risiko penipuan yang marak terjadi di tengah masyarakat Kabupaten Takalar. Sistem arisan online yang menjanjikan nominal pencairan yang sama telah menelan banyak kerugian hingga ratusan juta per orang. Hal ini menjadi salah satu faktor pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap tawaran-tawaran yang melibatkan uang dan kepercayaan.
Menjawab kewaspadaan tersebut, Kaizen Collaborative Impact berinisiatif menjadikan Kabupaten Takalar sebagai lokasi pertama pelaksanaan Premiere Session Scam Ready ASEAN di Sulawesi Selatan. Scam Ready ASEAN merupakan Inisiatif ASEAN Foundation dengan dukungan Google.org. Melalui kolaborasi strategis dengan Kaizen Collaborative Impact selaku Local Implementing Partner, kegiatan ini menghadirkan pembelajaran anti-penipuan digital dalam mendukung masyarakat agar lebih memahami dan mengenali berbagai ancaman penipuan di ruang digital.
Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, menekankan bahwa penguatan literasi dan kewaspadaan digital merupakan kunci utama dalam mencegah masyarakat menjadi korban kejahatan siber.
“Pengguna internet perlu membiasakan diri memeriksa kebenaran informasi, memastikan identitas pihak yang menghubungi, serta tidak terburu-buru mengirimkan uang atau memberikan informasi pribadi,” ujar Daeng Manye.
Atas inisiatif pemerintah daerah Kabupaten Takalar yang menghadirkan program Scam Ready ASEAN bersama Kaizen Collaborative Impact, masyarakat diajak untuk memahami berbagai modus penipuan daring melalui pendekatan edukasi yang interaktif dan mudah dipahami melalui game Be Scam Ready (https://bit.ly/BSR_PlayWithKaizen).
Program Tag Scam Ready ASEAN, Literasi Digital, Keamanan Digital, Anti-Scam
Scam Ready ASEAN Hadir Perdana di Maluku, Ajak Guru dan Siswa Kepulauan Aru Lebih Waspada terhadap Penipuan Digital
Maluku, 5 Oktober 2026 — Beragam bentuk penipuan digital semakin dekat dengan keseharian masyarakat, termasuk lingkungan sekolah. Pesan undian berhadiah, tawaran palsu, hingga komunikasi yang meminta seseorang segera mengirimkan uang menjadi contoh situasi yang dapat terjadi tanpa disadari.
Sesi ini menegaskan pentingnya mengenali berbagai macam bentuk manipulasi, kanal-kanal apa yang biasanya menjadi sasaran para pelaku penipuan, sehingga penting bagi masyarakat untuk memeriksa kembali sumber informasi, pastikan identitas dari pihak yang menghubungi bisa dipercaya atau hanya menyerupai orang yang kita kenal. Kemudian memunculkan kebiasaan untuk menghindari keputusan yang diambil secara tergesa-gesa dikarenakan adanya tekanan atau terlihat menguntungkan secara pribadi.
Pembelajaran ini tentunya sangat relevan bagi masyarakat yang sering aktif bertransaksi secara online, ekosistem pendidikan, keluarga, pengusaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pengasuh/perawat, lansia, atau bahkan kelompok masyarakat lainnya yang menggunakan teknologi dalam kehidupan sehari-hari. Pelaku penipuan juga sangat mudah sekali memasuki celah dari masing-masing kelompok tersebut, karena cenderung memainkan titik buta dan menggunakan taktik yang sangat relevan dengan kebutuhan kita.
“Apabila menemukan dugaan penipuan, masyarakat sebaiknya menyimpan bukti komunikasi dan transaksi, kemudian melaporkannya melalui kanal resmi yang berwenang,” tegas Bapak Daeng Manye
Melalui Scam Ready ASEAN yang menyuarakan tagline Learn Play And Protect One Another, Daeng Manye berharap bahwa inisiatif ini tidak berhenti sampai sebatas kegiatan edukasi saja, namun harapannya dapat menciptakan kebiasaan positif dalam kehidupan digital masyarakat Takalar.
“Takalar diharapkan tidak hanya menjadi titik awal kegiatan ini di Sulawesi Selatan, tetapi juga menjadi bagian dari gerakan bersama untuk membangun masyarakat yang semakin tangguh menghadapi ancaman penipuan digital,” tegasnya kembali
“ASEAN Foundation didirikan oleh para pemimpin ASEAN pada 15 Desember 1997 dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Peringatan Hari Jadi ASEAN ke-30 di Kuala Lumpur, Malaysia. ASEAN Foundation bekerja untuk dan bersama masyarakat ASEAN dengan mandat membangun Komunitas ASEAN yang terintegrasi dan makmur melalui peningkatan kesadaran, identitas, interaksi, serta pengembangan masyarakat ASEAN.”
“Scam Ready ASEAN merupakan program yang dilaksanakan oleh ASEAN Foundation dengan dukungan USD 5 juta dari Google.org untuk periode 2025–2027. Program ini bertujuan membekali 3 juta orang di kawasan ASEAN dengan pengetahuan praktis untuk mengenali dan merespons penipuan daring, termasuk ancaman yang berkembang dengan pemanfaatan AI. Program ini dilaksanakan melalui pelatihan, pembelajaran berbasis gim seperti Be Scam Ready, kampanye kesadaran publik, serta berbagai kegiatan di tingkat nasional dan regional untuk memperkuat kesiapan masyarakat menghadapi penipuan digital.”
“Kaizen Collaborative Impact merupakan organisasi yang bergerak di bidang pemberdayaan masyarakat, edukasi literasi digital, dan pengembangan program inklusif di Indonesia. Melalui kolaborasi dengan berbagai sektor publik dan lembaga regional, Kaizen Collaborative Impact berkomitmen menciptakan ekosistem digital yang aman, setara, dan memberikan dampak berkelanjutan bagi masyarakat.
Dalam program Scam Ready ASEAN, Kaizen Collaborative Impact merupakan salah satu Local Implementing Partner yang mendukung pelaksanaan edukasi keamanan digital di Indonesia.”
- Kontak Media WhatsApp: 085895398398 Email: partner@kaizenimpact.org Website: www.kaizenimpact.org
Tag#Scam Ready ASEAN, Literasi Digital, Keamanan Digital, Anti-Scam#Takalar, Sulawesi Selatan
Sumber media eksternal
Sumber artikel: Fajar Indonesia News. Konten media coverage ditampilkan dengan atribusi sumber eksternal.
Kaizen Collaborative Impact Hadirkan Scam Ready ASEAN di UNY untuk Perkuat Literasi Digital Inklusif
Mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, dan peserta dengan disabilitas netra belajar mengenali, mencegah, dan merespons scam melalui diskusi interaktif dan simulasi Be Scam Ready.
Mahasiswa UNIKA Soegijapranata Belajar Membaca Pola Manipulasi Scam melalui Scam Ready ASEAN
Semarang, 26 September 2026 — Penipuan digital semakin sulit dikenali ketika pelaku tidak hanya mengandalkan teknologi, tetapi juga memanfaatkan kepercayaan, emosi, dan situasi korban. Memahami bagaimana manipulasi tersebut bekerja menjadi bagian penting dalam membangun kebiasaan yang lebih aman di ruang digital. Hal inilah yang menjadi fokus Scam Ready ASEAN yang dihadirkan Kaizen Collaborative Impact bersama Universitas Katolik Soegijapranata (UNIKA Soegijapranata) bagi mahasiswa di Semarang, Sabtu (26/9).