Google.org dan ASEAN Foundation Bekali Mahasiswa UIN Walisongo tentang Etika di Era Kecerdasan Buatan
UIN Walisongo bersama Google.org, ASEAN Foundation, dan Kaizen Collaborative Impact menggelar webinar tentang etika dan jejak digital profesional di era AI, diikuti lebih dari 150 mahasiswa.
Rilis KaizenSemarang
Semarang – UIN Walisongo, bekerja sama dengan Google.org, ASEAN Foundation, dan Kaizen Collaborative Impact, sukses menyelenggarakan webinar bertajuk “Mendorong Etika dan Jejak Digital Profesional di Era Transformasi dan Artificial Intelligence” secara daring pada Jumat, 13 Juni 2025.
Kegiatan ini diikuti oleh lebih dari 150 mahasiswa dari berbagai fakultas di lingkungan UIN Walisongo. Webinar tersebut menjadi wadah diskusi mengenai peran kecerdasan buatan yang semakin meluas dalam kehidupan modern, dengan penekanan pada inovasi yang bertanggung jawab serta kolaborasi lintas sektor.
Suasana webinar yang dihadiri mahasiswa UIN Walisongo secara daring.
Pentingnya Kerangka Etis dalam Pengembangan AI
Rizqika Alya Anwar, implementor dari Kaizen Collaborative Impact yang menjadi pembicara utama, menyoroti tanggung jawab yang kian besar bagi para pengembang dan pengguna AI, khususnya di sektor pendidikan. Menurutnya, seiring meningkatnya kapabilitas sistem AI, diperlukan kerangka kerja yang kokoh untuk memastikan penggunaan yang etis dan dampak yang adil.
“Seiring dengan meningkatnya kekuatan sistem AI, kita harus membangun kerangka kerja yang memastikan penggunaan etis dan dampak yang adil.”
Perkembangan AI yang pesat menuntut refleksi mendalam terhadap prinsip-prinsip etika yang memandu penggunaannya. Pertanyaan mendasar pun mengemuka: siapa yang bertanggung jawab ketika algoritma mengambil keputusan yang merugikan? Bagaimana cara memastikan keadilan, privasi, dan transparansi dalam sistem yang sering kali tidak kasatmata bagi mereka yang terdampak?
AI sebagai Transformasi yang Harus Diarahkan secara Bertanggung Jawab
Agus Mutohar, Kepala International Office UIN Walisongo, dalam sambutannya menegaskan bahwa AI mengubah kehidupan dengan kecepatan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Ia menekankan pentingnya acara seperti ini untuk mengarahkan transformasi tersebut secara bertanggung jawab dan inklusif, terutama di lingkungan akademik.
“AI sedang mengubah kehidupan dengan kecepatan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Acara seperti ini sangat penting untuk mengarahkan transformasi tersebut secara bertanggung jawab dan inklusif khususnya dalam dunia akademis.”
- Agus Mutohar, Kepala International Office UIN Walisongo
Agus menambahkan bahwa saat ini kita berada di ambang era baru yang dibentuk oleh AI, di mana cara bekerja, berkomunikasi, dan mengambil keputusan mengalami perubahan fundamental. AI memiliki potensi luar biasa—mulai dari kemajuan medis hingga optimalisasi industri—namun kekuatan besar tersebut juga membawa tanggung jawab yang besar.
Webinar ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan yang akan dilanjutkan dengan serial webinar bersama Google dan ASEAN Foundation, yang bertujuan membekali mahasiswa UIN Walisongo dengan literasi digital dalam pemanfaatan AI secara etis dan profesional.
Tag#Semarang
Sumber rilis
Sumber artikel: walisongo.ac.id. Konten rilis ditampilkan sebagai publikasi Kaizen.
PKKMB FKIP Unsulbar 2026: Master Trainer Kaizen Collaborative Impact Membekali 700 Mahasiswa Baru Fundamental berpikir AI dan Strategi Bisnis
Majene, 13 Agustus 2026 – Kaizen Collaborative Impact menghadiri kegiatan pembekalan literasi kecerdasan buatan (AI) bagi 700 mahasiswa baru Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) tahun 2026 untuk membekali calon pendidik dengan kompetensi teknologi masa depan.
Kodaeral VI Makassar Dukung Perluasan Edukasi AI dan Literasi Digital Kaizen di Indonesia Timur
Pertemuan bersama Pemerintah Kabupaten Takalar membahas perkembangan AIM ASEAN serta peluang kolaborasi lanjutan dalam edukasi kecerdasan buatan dan pencegahan penipuan digital.