Pembekalan tersebut dilaksanakan melalui pelatihan “Kenali AI, Kenali Potensi Usaha: Tools Praktis untuk Produktivitas Bisnis” yang berlangsung secara hibrida pada Sabtu, 26 September 2026, dengan sesi tatap muka di Gedung SFD Lantai 10, Jakarta, serta sesi daring melalui Zoom Meeting.
Kegiatan ini merupakan bagian dari AIM ASEAN (AI for MSME Advancement in ASEAN), program regional yang diinisiasi oleh ASEAN Foundation bersama Google.org, AVPN, dan ADB untuk meningkatkan keterampilan digital pengusaha UMKM di Asia Tenggara.
Bagi PP IKA UNJ, pemanfaatan AI merupakan bagian dari kebutuhan pengusaha usaha untuk beradaptasi dengan perubahan cara kerja bisnis. Bagus Wahyu Trianto, Ketua Pelaksana kegiatan sekaligus Pengurus PP IKA UNJ Bidang Pengembangan Bisnis, mengatakan bahwa pengusaha perlu mulai melihat AI sebagai alat yang dapat mendukung pekerjaan usaha secara lebih efisien.
“Pemanfaatan AI bukan lagi sekadar tren, melainkan langkah strategis untuk otomatisasi operasional, analisis pasar, hingga peningkatan efisiensi serta daya saing bisnis di masa depan,” ujar Bagus Wahyu Trianto.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Bidang Pengembangan Jaringan Bisnis PP IKA UNJ, yang dipimpin Yus Octavia, dalam mendorong pengembangan kapasitas kewirausahaan di kalangan alumni dan pengusaha usaha. Melalui kegiatan edukasi dan pengembangan keterampilan, IKA UNJ ingin memberikan ruang bagi pengusaha untuk memahami perubahan teknologi dan mempertimbangkan penerapannya dalam kebutuhan bisnis mereka.
Sementara itu, pada sesi ini Kaizen Collaborative Impact membawa pendekatan pembelajaran yang menempatkan praktik langsung sebagai bagian dari proses adopsi AI. Peserta tidak hanya diperkenalkan pada fungsi berbagai tools, tetapi diajak mencoba bagaimana teknologi tersebut dapat digunakan untuk menyelesaikan kebutuhan usaha.