Lewati ke konten utama
Kaizen Collaborative Impact

Kaizen

Kembali ke berita
Program Update·8 Juni 2026·Admin Kaizen

Usai Sukses Melakukan Pemetaan Potensi di 110 Desa, Kaizen Resmi Memulai Tahap Dua program AIM ASEAN di Kabupaten Takalar

Program AIM ASEAN memasuki tahap kedua dengan menggelar Pelatihan Anyaman Pandan Duri di Takalar. Kegiatan ini diinisiasi oleh Kaizen Collaborative Impact dengan mengundang pembicara selaku owner brand Kampoeng Anyaman dari Kebumen, untuk melakukan pelatihan di Kabupaten Takalar. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan nilai jual kerajinan tangan khas Takalar agar siap bersaing di pasar modern.Pada tahap kedua ini, para perajin lokal fokus mempelajari proses pembuatan produk dan membuat inovasi produk yang baru. Mereka juga diajarkan cara memanfaatkan teknologi Kecerdasan Buatan (AI) untuk mencari ide atau referensi produk anyaman agar dapat berinovasi membuat produk anyaman khas dari Takalar. Kaizen melalui program AIM ASEAN ini memiliki harapan, produk kriya dari Takalar bisa berkembang untuk menjangkau pasar yang lebih luas dan meningkatkan ekonomi perajin secara berkelanjutan.

Rilis KaizenAIM ASEANKabupaten Takalar
Usai Sukses Melakukan Pemetaan Potensi di 110 Desa, Kaizen Resmi Memulai Tahap Dua program AIM ASEAN di Kabupaten Takalar

TAKALAR, Mei 2026 – Komitmen Pemerintah Kabupaten Takalar dan Kaizen Collaborative Impact untuk mendongkrak kelas UMKM lokal bukan sekadar wacana. Usai sukses memberikan literasi kesadaran digital di 110 desa dan kelurahan pada tahap pertama, program AIM ASEAN (AI For MSME Advancement in ASEAN) kini resmi memasuki tahap kedua. Sebagai langkah awal dari tahap kedua ini, Kaizen menggelar pelatihan tematik khusus sektor kriya (anyaman) berbahan mentah pandan duri pada 12 Mei sampai 13 Mei 2026.

Pelatihan Anyaman

Tidak tanggung-tanggung, untuk memberikan dampak maksimal, Kaizen memboyong langsung Danang Sudrajat, selaku CEO dari brand nasional ternama Kampoeng Anyaman, sebagai narasumber utama. Pelatihan intensif ini didampingi langsung oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Takalar, Ibu Dewi Ekowati, yang bersinergi erat dengan Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan Kabupaten Takalar.

Dari Kesadaran Digital Menuju Penguatan Sektor Tematik

Jika pada tahap pertama program AIM ASEAN berfokus pada pembangunan kesadaran (awareness) akan pentingnya digitalisasi dan pemanfaatan AI, maka tahap kedua ini dirancang untuk melakukan pembinaan yang lebih mendalam serta spesifik sesuai potensi UMKM di masing-masing wilayah.

Sektor kriya anyaman pandan duri dipilih karena menjadi salah satu potensi komoditas lokal unggulan di Takalar yang memiliki nilai jual tinggi jika disentuh dengan inovasi modern. Melalui kehadiran Danang Sudrajat, para perajin lokal diajarkan cara mengolah bahan mentah menjadi produk kriya bernilai estetika tinggi yang siap bersaing di pasar modern dan ekspor.

Kedepannya tidak hanya sektor kriya saja yang mendapatkan pendampingan, namun sektor-sektor lain yang merupakan potensi unggulan dari Kabupaten Takalar akan dilakukan pembinaan mendalam agar UMKM di Takalar semakin siap untuk bersaing di industri pasar regional sesuai harapan dari Bapak Bupati Takalar.

Sesi Praktik Menganyam
Sesi Praktik Menganyam
Sesi Praktik 2

Roadmap UMKM Takalar Menuju UMKM Profesional

Langkah strategis ini merupakan bagian dari peta jalan (roadmap) keberlanjutan program Kaizen di Takalar. Ke depannya, agar para pelaku usaha tidak hanya dibekali kemampuan produksi dan digitalisasi, tetapi juga akan dipetakan secara terstruktur untuk menguasai aspek fundamental bisnis.

"Setelah tahap kriya ini, fokus kami selanjutnya adalah memetakan UMKM di Takalar untuk dibina mulai dari pengetahuan dasar yang wajib dikuasai pelaku usaha, yaitu pelaporan keuangan," ungkap Direktur Eksekutif Kaizen Collaborative Impact Ibu Ismita Saputri. Peta jalan ini ditargetkan berjalan hingga tiga tahapan, yang akan bermuara pada program business coaching (pendampingan bisnis eksklusif). Dengan demikian, UMKM di Takalar tidak sekadar bertahan, melainkan bertransformasi menjadi unit usaha yang dikelola secara profesional dan terukur.

Foto Bersama Tahap Kedua Pelatihan UMKM Takalar
Ibu Ketua TP PKK Kabupaten Takalar bersama Peserta dan Narasumber Pelatihan UMKM Takalar

Membentuk Desa Percontohan Kriya Pandan Duri

Melalui sinergi erat bersama TP PKK dan Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan Takalar, program ini membawa harapan besar bagi struktur ekonomi pedesaan. Target jangka panjang dari kolaborasi ini adalah melahirkan desa pusat kerajinan kriya Pandan Duri di Kabupaten Takalar. Satu desa tersebut nantinya akan diproyeksikan sebagai desa percontohan (role model) yang mandiri, inovatif, dan mampu menginspirasi desa-desa lain di wilayah Sulawesi Selatan untuk memaksimalkan potensi lokal mereka lewat sentuhan teknologi dan desain produk yang lebih modern.

Tentang Program: AIM ASEAN (AI for MSME Advancement in ASEAN) adalah program inisiatif dari ASEAN Foundation yang dirancang khusus untuk membekali Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Asia Tenggara dengan keterampilan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence atau AI). Program ini berfokus pada beberapa tujuan utama untuk membantu UMKM bersaing di era digital: (1) Melatih pelaku usaha menggunakan AI agar bisnis mereka lebih efisien, produktif, dan mampu menjangkau pasar yang lebih luas. (2) Membantu UMKM mengadopsi dan memanfaatkan AI secara relevan dan bertanggung jawab dalam operasional sehari-hari, seperti pemasaran, manajemen inventaris, dan layanan pelanggan. Program ini didukung oleh berbagai pihak termasuk AVPN, Google.org, dan ADB (Asian Development Bank) serta pemerintah negara anggota ASEAN. Di Indonesia, program ini mendapat dukungan luas, termasuk dari Wakil Presiden, mengingat Indonesia menjadi salah satu target utama untuk memperkuat kedaulatan digital dan kapasitas sumber daya manusia di kawasan. Melalui Kaizen Collaborative Impact yang merupakan organisasi pemberdayaan masyarakat yang berfokus pada peningkatan kapasitas digital, ekonomi kreatif, dan pengembangan UMKM di Indonesia. Sebagai mitra pelaksana lokal (Local Implementation Partner) program AIM ASEAN, berkomitmen menjembatani kesenjangan teknologi di wilayah Indonesia Timur melalui program-program inklusif dan berkelanjutan.

- Kontak Media: Kaizen Collaborative Impact Email: partner@kaizenroom.page No. HP/WhatsApp: 085895398398 Website/Media Sosial: @kaizenimpact_org
Tag#AIM ASEAN#Kabupaten Takalar

Bacaan terkait

Update lain dari ekosistem Kaizen

Lihat semua kabar
Gelar Acara UMKM Connect, LDII Sulsel Ajak Pelaku Usaha Belajar AI dan Proteksi SiberProgram UpdateKaizen

8 Juni 2026

AIM ASEAN

Gelar Acara UMKM Connect, LDII Sulsel Ajak Pelaku Usaha Belajar AI dan Proteksi Siber

LDII Sulawesi Selatan sukses menggelar acara bertajuk UMKM Connect. Para pelaku usaha lokal diajak untuk melek teknologi digital. Fokus utamanya adalah belajar memanfaatkan Kecerdasan Buatan (AI) untuk bisnis secara etis dan bertanggung jawab, sekaligus kesadaran akan pentingnya menjaga keamanan data dari kejahatan siber. Menariknya, acara ini juga turut dihadiri oleh Deng Ical, anggota DPR RI Komisi I. Tokoh yang dikenal peduli pada industri digital ini ikut menggandeng program AIM ASEAN milik ASEAN Foundation dan Google.org bersama Kaizen Collaborative Impact untuk ikut serta dalam kegiatan LDII Sulsel. Kehadiran program skala regional ASEAN ini diharapkan bisa membantu para pelaku UMKM lokal di Sulawesi Selatan bisa menggunakan AI sesuai dengan kebutuhan usaha masing-masing.

Baca update
Bantu 3.000 UMKM Takalar Go Digital, Kaizen lewat Program AIM ASEAN Sentuh 86 Desa dan 24 Kelurahan di Kabupaten TakalarProgram UpdateKaizen

8 Juni 2026

AIM ASEAN

Bantu 3.000 UMKM Takalar Go Digital, Kaizen lewat Program AIM ASEAN Sentuh 86 Desa dan 24 Kelurahan di Kabupaten Takalar

Pemerintah Kabupaten Takalar terus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui digitalisasi usaha mikro. Langkah nyata ini diwujudkan lewat Pelatihan UMKM Takalar dalam Program AIM ASEAN (AI for MSME Advancement in ASEAN). Kegiatan ini digerakkan oleh Kaizen Collaborative Impact selaku mitra pelaksana lokal (Local Implementing Partner) dari ASEAN Foundation dan Google.org.

Baca update
Google.org dan ASEAN Foundation Bekali Mahasiswa UIN Walisongo tentang Etika di Era Kecerdasan BuatanProgram UpdateKaizen

3 Juni 2026 · walisongo.ac.id

Google.org dan ASEAN Foundation Bekali Mahasiswa UIN Walisongo tentang Etika di Era Kecerdasan Buatan

UIN Walisongo bersama Google.org, ASEAN Foundation, dan Kaizen Collaborative Impact menggelar webinar tentang etika dan jejak digital profesional di era AI, diikuti lebih dari 150 mahasiswa.

Baca update