Usai Sukses Melakukan Pemetaan Potensi di 110 Desa, Kaizen Resmi Memulai Tahap Dua program AIM ASEAN di Kabupaten Takalar
Program AIM ASEAN memasuki tahap kedua dengan menggelar Pelatihan Anyaman Pandan Duri di Takalar. Kegiatan ini diinisiasi oleh Kaizen Collaborative Impact dengan mengundang pembicara selaku owner brand Kampoeng Anyaman dari Kebumen, untuk melakukan pelatihan di Kabupaten Takalar. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan nilai jual kerajinan tangan khas Takalar agar siap bersaing di pasar modern.Pada tahap kedua ini, para perajin lokal fokus mempelajari proses pembuatan produk dan membuat inovasi produk yang baru. Mereka juga diajarkan cara memanfaatkan teknologi Kecerdasan Buatan (AI) untuk mencari ide atau referensi produk anyaman agar dapat berinovasi membuat produk anyaman khas dari Takalar. Kaizen melalui program AIM ASEAN ini memiliki harapan, produk kriya dari Takalar bisa berkembang untuk menjangkau pasar yang lebih luas dan meningkatkan ekonomi perajin secara berkelanjutan.
Rilis KaizenAIM ASEANKabupaten Takalar
TAKALAR, Mei 2026 – Komitmen Pemerintah Kabupaten Takalar dan Kaizen Collaborative Impact untuk mendongkrak kelas UMKM lokal bukan sekadar wacana. Usai sukses memberikan literasi kesadaran digital di 110 desa dan kelurahan pada tahap pertama, program AIM ASEAN (AI For MSME Advancement in ASEAN) kini resmi memasuki tahap kedua. Sebagai langkah awal dari tahap kedua ini, Kaizen menggelar pelatihan tematik khusus sektor kriya (anyaman) berbahan mentah pandan duri pada 12 Mei sampai 13 Mei 2026.
Tidak tanggung-tanggung, untuk memberikan dampak maksimal, Kaizen memboyong langsung Danang Sudrajat, selaku CEO dari brand nasional ternama Kampoeng Anyaman, sebagai narasumber utama. Pelatihan intensif ini didampingi langsung oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Takalar, Ibu Dewi Ekowati, yang bersinergi erat dengan Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan Kabupaten Takalar.
Dari Kesadaran Digital Menuju Penguatan Sektor Tematik
Jika pada tahap pertama program AIM ASEAN berfokus pada pembangunan kesadaran (awareness) akan pentingnya digitalisasi dan pemanfaatan AI, maka tahap kedua ini dirancang untuk melakukan pembinaan yang lebih mendalam serta spesifik sesuai potensi UMKM di masing-masing wilayah.
Sektor kriya anyaman pandan duri dipilih karena menjadi salah satu potensi komoditas lokal unggulan di Takalar yang memiliki nilai jual tinggi jika disentuh dengan inovasi modern. Melalui kehadiran Danang Sudrajat, para perajin lokal diajarkan cara mengolah bahan mentah menjadi produk kriya bernilai estetika tinggi yang siap bersaing di pasar modern dan ekspor.
Kedepannya tidak hanya sektor kriya saja yang mendapatkan pendampingan, namun sektor-sektor lain yang merupakan potensi unggulan dari Kabupaten Takalar akan dilakukan pembinaan mendalam agar UMKM di Takalar semakin siap untuk bersaing di industri pasar regional sesuai harapan dari Bapak Bupati Takalar.
Kodaeral VI Makassar Dukung Perluasan Edukasi AI dan Literasi Digital Kaizen di Indonesia Timur
Pertemuan bersama Pemerintah Kabupaten Takalar membahas perkembangan AIM ASEAN serta peluang kolaborasi lanjutan dalam edukasi kecerdasan buatan dan pencegahan penipuan digital.
Langkah strategis ini merupakan bagian dari peta jalan (roadmap) keberlanjutan program Kaizen di Takalar. Ke depannya, agar para pelaku usaha tidak hanya dibekali kemampuan produksi dan digitalisasi, tetapi juga akan dipetakan secara terstruktur untuk menguasai aspek fundamental bisnis.
"Setelah tahap kriya ini, fokus kami selanjutnya adalah memetakan UMKM di Takalar untuk dibina mulai dari pengetahuan dasar yang wajib dikuasai pelaku usaha, yaitu pelaporan keuangan," ungkap Direktur Eksekutif Kaizen Collaborative Impact Ibu Ismita Saputri. Peta jalan ini ditargetkan berjalan hingga tiga tahapan, yang akan bermuara pada program business coaching (pendampingan bisnis eksklusif). Dengan demikian, UMKM di Takalar tidak sekadar bertahan, melainkan bertransformasi menjadi unit usaha yang dikelola secara profesional dan terukur.
Ibu Ketua TP PKK Kabupaten Takalar bersama Peserta dan Narasumber Pelatihan UMKM Takalar
Membentuk Desa Percontohan Kriya Pandan Duri
Melalui sinergi erat bersama TP PKK dan Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan Takalar, program ini membawa harapan besar bagi struktur ekonomi pedesaan. Target jangka panjang dari kolaborasi ini adalah melahirkan desa pusat kerajinan kriya Pandan Duri di Kabupaten Takalar. Satu desa tersebut nantinya akan diproyeksikan sebagai desa percontohan (role model) yang mandiri, inovatif, dan mampu menginspirasi desa-desa lain di wilayah Sulawesi Selatan untuk memaksimalkan potensi lokal mereka lewat sentuhan teknologi dan desain produk yang lebih modern.
“Tentang Program:
AIM ASEAN (AI for MSME Advancement in ASEAN) adalah program inisiatif dari ASEAN Foundation yang dirancang khusus untuk membekali Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Asia Tenggara dengan keterampilan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence atau AI). Program ini berfokus pada beberapa tujuan utama untuk membantu UMKM bersaing di era digital: (1) Melatih pelaku usaha menggunakan AI agar bisnis mereka lebih efisien, produktif, dan mampu menjangkau pasar yang lebih luas. (2) Membantu UMKM mengadopsi dan memanfaatkan AI secara relevan dan bertanggung jawab dalam operasional sehari-hari, seperti pemasaran, manajemen inventaris, dan layanan pelanggan. Program ini didukung oleh berbagai pihak termasuk AVPN, Google.org, dan ADB (Asian Development Bank) serta pemerintah negara anggota ASEAN. Di Indonesia, program ini mendapat dukungan luas, termasuk dari Wakil Presiden, mengingat Indonesia menjadi salah satu target utama untuk memperkuat kedaulatan digital dan kapasitas sumber daya manusia di kawasan.
Melalui Kaizen Collaborative Impact yang merupakan organisasi pemberdayaan masyarakat yang berfokus pada peningkatan kapasitas digital, ekonomi kreatif, dan pengembangan UMKM di Indonesia. Sebagai mitra pelaksana lokal (Local Implementation Partner) program AIM ASEAN, berkomitmen menjembatani kesenjangan teknologi di wilayah Indonesia Timur melalui program-program inklusif dan berkelanjutan.”
Pemkab Takalar dan Kaizen Jalin Kolaborasi untuk Perluas Perlindungan Sosial dan Pemberdayaan UMKM
Kolaborasi ini menghubungkan perlindungan jaminan sosial dengan peningkatan kapasitas digital dan pemanfaatan kecerdasan buatan bagi pelaku UMKM di Kabupaten Takalar.
Gelar Program #NgertiDigital, Kaizen Latih Guru Jadi Pendidik Kreatif Berbasis Gemini 3.5
Kaizen Collaborative Impact resmi meluncurkan program edukasi teknologi terbaru bertajuk #NgertiDigital: AI Productivity for Educators. Program ini dirancang sebagai agenda rutin yang akan digelar dua kali setiap bulan secara daring untuk membantu para guru dan tenaga pendidik menguasai teknologi kecerdasan buatan (AI) guna mempermudah tugas mengajar sehari-hari.
Sesi perdana di bulan Juni ini sukses dilaksanakan melalui webinar online pada Sabtu, 13 Juni 2026 lalu. Mengangkat topik utama "Better Prompt: Jadi Pendidik Produktif yang Lebih Efisien dengan Gemini 3.5", pelatihan daring ini menghadirkan praktisi teknologi ternama, Aidil Wicaksono, sebagai pembicara utama.