Kupas Tuntas NotebookLM Bersama Rizki Ayu, Program #NgertiDigital Kaizen Latih Guru Pakai NotebookLM untuk Bantu Riset Lebih Akurat
Melanjutkan kesuksesan sesi pertama, Kaizen Collaborative Impact kembali menggelar webinar online gratis seri kedua dari program #NgertiDigital: AI Productivity for Educators pada Sabtu, 20 Juni 2026 kemarin. Rangkaian program dua bulanan ini berkomitmen penuh mendampingi para guru agar makin cakap digital demi efisiensi mengajar.
Webinar jilid dua ini mengusung tajuk "Learn Smarter: Ubah Sumber Belajar Jadi Kelas Interaktif dengan NotebookLM". Sesi ini dipandu langsung oleh pakar edukasi teknologi, Rizki Ayu Febriana, selaku Chief Learning Officer Kaizen Room.
Rilis Kaizen#NgertiDigital : AI Producticvity for EducatorsWebinar Online
Solusi untuk Guru Hadapi AI dalam Mode Halu
Membuka sesi materi, Mbak Kiki memaparkan tantangan nyata para guru yang sering kehabisan waktu berjam-jam hanya untuk merangkum buku teks tebal. Ironisnya, saat meminta bantuan AI umum, jawaban yang keluar kerap melenceng atau mengada-ada karena basis datanya yang terlalu luas dari internet terbuka.
Sebagai solusinya, Mbak Kiki memperkenalkan konsep Grounded AI lewat platform gratis milik Google bernama NotebookLM. Berbeda dengan AI biasa, NotebookLM bekerja secara super spesifik. Kecerdasan buatan ini hanya akan berpikir, merangkum, dan menjawab pertanyaan berdasarkan dokumen atau sumber belajar yang diunggah langsung oleh pengguna. Sistem ini meminimalkan risiko halusinasi AI atau data palsu secara drastis.
Praktik Langsung Ubah Dokumen Jadi AI Learning Pack
Suasana webinar online makin interaktif saat memasuki sesi praktik langsung. Melalui simulasi di peramban, seluruh peserta diajak melakukan pengkondisian data selangkah demi selangkah:
1. Unggah Modul: Peserta mempraktikkan cara memasukkan dokumen bahan ajar ke panel sumber. AI langsung melakukan ringkasan otomatis tanpa merusak struktur materi asli.
2. Diskusi Berbasis Sitasi Ilmiah: Mbak Kiki memperlihatkan keunggulan utama NotebookLM yang sangat ramah riset. Setiap kali guru mengajukan perintah atau pertanyaan di kolom chat, jawaban AI akan memunculkan nomor kutipan interaktif. Ketika angka tersebut diklik, layar otomatis bergeser menunjukkan paragraf asli dari dokumen asal. Fitur ini sangat membantu pendidik yang ingin menyusun artikel jurnal atau memvalidasi materi ajar agar tetap akurat secara keilmuan.
3. Studio Konversi Instan: Manfaat terbesar dirasakan peserta saat mengeksplorasi fitur AI Studio di panel kanan. Hanya dalam hitungan menit, guru bisa memproduksi paket belajar lengkap. Paket ini otomatis mencakup ringkasan satu halaman, daftar konsep kunci, glosarium, hingga draf kuis pilihan ganda yang siap pakai.
Fitur Audio Overview: Ubah Teks Jadi Podcast Belajar
Puncak antusiasme peserta terjadi saat demonstrasi fitur Audio Overview. Mbak Kiki mempraktikkan cara mengubah teks bacaan yang kaku menjadi obrolan audio berformat dua pembawa acara AI.
Hebatnya lagi, guru bisa mengaktifkan Interactive Mode. Di tengah-tengah audio yang sedang berputar, guru bisa menginterupsi pembicaraan dengan mengajukan pertanyaan baru, lalu AI akan langsung menjawabnya secara seketika sesuai isi dokumen. Hasil audio ini bisa langsung diunduh menjadi file format mp3 yang siap dibagikan ke grup belajar siswa.
Menutup sesi, Kaizen mengingatkan bahwa teknologi hanyalah mitra, sementara keputusan kelayakan akademis dan kendali mutu materi tetap berada sepenuhnya di tangan bapak dan ibu guru.
“Tentang Program:
AIM ASEAN (AI for MSME Advancement in ASEAN) adalah program inisiatif dari ASEAN Foundation yang dirancang khusus untuk membekali Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Asia Tenggara dengan keterampilan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence atau AI). Program ini berfokus pada beberapa tujuan utama untuk membantu UMKM bersaing di era digital: (1) Melatih pelaku usaha menggunakan AI agar bisnis mereka lebih efisien, produktif, dan mampu menjangkau pasar yang lebih luas. (2) Membantu UMKM mengadopsi dan memanfaatkan AI secara relevan dan bertanggung jawab dalam operasional sehari-hari, seperti pemasaran, manajemen inventaris, dan layanan pelanggan. Program ini didukung oleh berbagai pihak termasuk AVPN, Google.org, dan ADB (Asian Development Bank) serta pemerintah negara anggota ASEAN. Di Indonesia, program ini mendapat dukungan luas, termasuk dari Wakil Presiden, mengingat Indonesia menjadi salah satu target utama untuk memperkuat kedaulatan digital dan kapasitas sumber daya manusia di kawasan.
Melalui Kaizen Collaborative Impact yang merupakan organisasi pemberdayaan masyarakat yang berfokus pada peningkatan kapasitas digital, ekonomi kreatif, dan pengembangan UMKM di Indonesia. Sebagai mitra pelaksana lokal (Local Implementation Partner) program AIM ASEAN, berkomitmen menjembatani kesenjangan teknologi di wilayah Indonesia Timur melalui program-program inklusif dan berkelanjutan.”
Gelar Program #NgertiDigital, Kaizen Latih Guru Jadi Pendidik Kreatif Berbasis Gemini 3.5
Kaizen Collaborative Impact resmi meluncurkan program edukasi teknologi terbaru bertajuk #NgertiDigital: AI Productivity for Educators. Program ini dirancang sebagai agenda rutin yang akan digelar dua kali setiap bulan secara daring untuk membantu para guru dan tenaga pendidik menguasai teknologi kecerdasan buatan (AI) guna mempermudah tugas mengajar sehari-hari.
Sesi perdana di bulan Juni ini sukses dilaksanakan melalui webinar online pada Sabtu, 13 Juni 2026 lalu. Mengangkat topik utama "Better Prompt: Jadi Pendidik Produktif yang Lebih Efisien dengan Gemini 3.5", pelatihan daring ini menghadirkan praktisi teknologi ternama, Aidil Wicaksono, sebagai pembicara utama.
Gelar Acara UMKM Connect, LDII Sulsel Ajak Pelaku Usaha Belajar AI dan Proteksi Siber
LDII Sulawesi Selatan sukses menggelar acara bertajuk UMKM Connect. Para pelaku usaha lokal diajak untuk melek teknologi digital. Fokus utamanya adalah belajar memanfaatkan Kecerdasan Buatan (AI) untuk bisnis secara etis dan bertanggung jawab, sekaligus kesadaran akan pentingnya menjaga keamanan data dari kejahatan siber. Menariknya, acara ini juga turut dihadiri oleh Deng Ical, anggota DPR RI Komisi I. Tokoh yang dikenal peduli pada industri digital ini ikut menggandeng program AIM ASEAN milik ASEAN Foundation dan Google.org bersama Kaizen Collaborative Impact untuk ikut serta dalam kegiatan LDII Sulsel. Kehadiran program skala regional ASEAN ini diharapkan bisa membantu para pelaku UMKM lokal di Sulawesi Selatan bisa menggunakan AI sesuai dengan kebutuhan usaha masing-masing.
Bantu 3.000 UMKM Takalar Go Digital, Kaizen lewat Program AIM ASEAN Sentuh 86 Desa dan 24 Kelurahan di Kabupaten Takalar
Pemerintah Kabupaten Takalar terus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui digitalisasi usaha mikro. Langkah nyata ini diwujudkan lewat Pelatihan UMKM Takalar dalam Program AIM ASEAN (AI for MSME Advancement in ASEAN). Kegiatan ini digerakkan oleh Kaizen Collaborative Impact selaku mitra pelaksana lokal (Local Implementing Partner) dari ASEAN Foundation dan Google.org.